FULL CREDIT!
Chingu, jika ingin mengcopy postingan di blog ini, tolong cantumin credit fullnya ya dan link aktifnya ok ^^ and no bashing..., gunakan bahasa yang baik bila berkomentar.., Kamsahamnida ^^
"YunaArataJJ@KBPKfamily"

Jumat, 19 Agustus 2011

WHITE: CURSEDMELODY - AMBISI REMAJA MODERN YANGBERUJUNG KEMATIAN

Image
Koreanpop edisi 65 - FILM
Apa jadinya jika seorang penyanyi muda yang terkenal menyembunyikan rahasia kelamnya ketika berada di tengah dunia artis yang glamor? Persaingan tak sehat dan segala macam cara dilakukan untuk menjadi artis nomor satu. Dengan nuansa ganda; gelap sekaligus terang, White: Cursed Melody menjadi salah satu film horor yang dinantikan tahun 2011!

White: Cursed Melody adalah film horor terbaru Korea Selatan yang dibintangi oleh Ham Eun Jung (T-ara), Hwang Seul Hye, May Doni, Choi Ah Ra, dan In Sae Yeon. Dirilis 9 Juni lalu, film buatan rumah produksi Doo Entertainment ini disutradarai oleh ‘duo’ Kim Gok dan Kim Sun.Di film ini Eun Jung berperan sebagai leader grup Eun Ju di sebuah grup musik bernama Pink Dolls. Setelah Pink Dolls makin terkenal, para personelnya mulai bersaing untuk menjadi nomor satu. Secara misterius, satu per satu personelnya mengalami kejadian aneh yang menakutkan setelah Pink Dolls menyanyikan lagu remake berjudul White. Konon, lagu yang diciptakan oleh komposer tidak dikenal itu memuat kutukan-kutukan yang bisa menyebabkan keburukan pada penyanyinya, terma-suk kematian. Setelah ditinggal para personelnya, Eun Ju akhirnya memulai debut solonya di dunia musik. Dia adalah gadis terakhir yang masih harus menghadapi kutukan ‘White’. Dengan segala kemampuannya, Eun Ju berjuang sekuat tenaga untuk melawan kutukan tersebut.

Image
Dituntut Uji Nyali
Untuk mempersiapkan film horor ini, Eun Jung dituntut untuk ‘uji nyali’. Dia ditemani Ji Yeon dan Hyo Min (T-ara) mengunjungi sebuah rumah sepi di Paju yang dikabarkan berhantu. Ji Yeon yang pernah membintangi film Death Bell 2 mengatakan, “Pasti ada sesuatu yang mengerikan di lokasi syuting film horor. Kamu harus mengatasi ketakutanmu, tak peduli apa yang terjadi. Jika kamu mengunjungi tempat-tempat seperti ini sebelum mulai syuting (horor), maka ini benar-benar banyak mem-bantu untuk akting dan proses syutingmu.”“Saya mendengar ses-eorang memanggil dan me-mintaku untuk menarik mereka keluar,” sambung Hyo Min. Ketiganya akhirnya meninggal-kan lokasi rumah itu 15 menit setelah mereka masuk karena terlalu takut untuk melanjutkan uji nyali lebih jauh.

Image
Angkat Fenonema di Dunia Hiburan
Untuk keperluan promo film, White: Cursed Melody merilis dua poster yang menampilkan Eun Jung selaku aktris utama. Sebelumnya, sudah ada dua poster promo yang siap dirilis, tapi ditolak setelah dievaluasi beberapa kali. Setelah mengalami proses edit, poster promo ini akhirnya disetujui untuk dirilis.White: Cursed Melody mengambil subjek fenomena yang sering terjadi di kalangan rema-ja Korea: bersaing untuk menjadi idola. Film ini menceritakan para trainee yang me nempuh cara ekstrim untuk melancarkan debut mereka. Di luar dunia remaja yang penuh keglamoran, mereka sebenarnya menjalani hidup yang penuh dengan rasa iri dan pengkhianatan.Poster pertama menampilkan Eun Jung yang mengeluarkan air mata darah dengan tagline “Apakah kamu ingin membuatnya jadi besar, walau itu berarti kematianmu?” Wajah putihnya yang mencolok merajuk pada judul film yang berarti sebuah kutukan. Sementara poster kedua mengusung tema kecemburuan. Eun Jung dikelilingi oleh tiga gadis dan sedang dicekik oleh salah satu dari mereka. Tagline poster ini berbunyi, “Selama kamu menghilang, aku yang utama”.

Image
Transformasi Besar-Besaran Demi Film
Masih dengan tujuan untuk mendukung kegiatan promo film, pro-duser kembali merilis foto Eun Jung di White: Cursed Melody tanggal 13 Juni lalu. Di foto ini, dia menjalani perombakan imej atau transfor-masi besar-besaran demi perannya di film tersebut. Imej imut Eun Jung yang biasa kita lihat, tertutup dengan rambut putih dan make up tebal. Foto ini rupanya dibuat untuk mewakili perannya sebagai personel Pink Dolls.White: Cursed Melody adalah film pertama Eun Jung sebagai aktris utama dan memerank-an karakter dewasa, bukan remaja seperti sebe-lumnya. Sebelumnya, dia pernah membintangi sejumlah judul film dan serial seperti film Gosa / Death Bell, The World of Silence, Ice Bar, The Beast and the Beauty, Madeleine, dan A-rong’s Big Expedition. Sementara serial drama yang pernah dibintanginya adalah King Geunchogo, Dream High, Coffee House, Goong (sebagai cameo), Hello My Teacher, dan Land.

Image
Premier Film Bertabur Artis
Dalam pemutaran perdananya (premier VIP) yang digelar sore hari di Seoul (30/5), berbagai artis datang untuk mendukung film tersebut. Mulai dari jajaran aktris utama film seperti Eun Jung, May Doni, Choi Ara dan Sae Yeon, serta artis lainnya seperti Park Gyu Ri, Park Ji Bin, Park Jae Jung, Kang Min Kyung, Lee Hae Ri, Min, Suzy, T-ara, Im Seul Ong, Hwanhee dan masih banyak lainnya. Di hadapan para wartawan yang meliput acara ini, keempat aktris utama menyempatkan diri untuk berpose dan melayani wawancara singkat bersama media. Setelah itu mereka masuk ke dalam gedung bioskop untuk me-nonton pemutaran perdana White: Cursed Melody. Usai film berakhir, aplaus meriah para penonton ditujukan untuk mereka.

Image
Eun Jung Tidur 4 Jam Seminggu
White: Cursed Melody adalah salah satu film horor yang paling dinantikan pada musim panas tahun ini. Publikasi terhadap film ini sudah banyak diekspos sejak pembuatannya diumumkan pertama kali. White: Cursed Melody juga merupakan film horor yang cukup menuai kontroversi karena mengangkat tema dunia grup idola dan berisi ad-egan kontroversial seperti seorang artis diserang oleh manajer mereka dan dijual untuk sponsor.“Saya pikir ini akan menjadi semacam ironi menyenangkan bagi seorang bintang idola untuk membintangi sebuah film yang mengkritik dunia artis. Tidak ada rasa persaingan berat dan ekstrim di antara personel seperti yang digambarkan oleh film ini. Ini sifat alami manusia yang ingin memakai sesuatu lebih baik dan terlihat lebih cantik dari yang lain. Aspek-aspek negatif yang digambarkan dalam film ini cukup berlebih. Industri hiburan ini dibuat oleh manusia, tapi kadang kami masih kesulitan karena tidak bisa makan atau tidur dengan benar. Jam istirahatku terbanyak dalam seminggu adalah hari di mana saya tidur selama empat jam,” terang Eun Jung.Mengomentari aktingnya di film ini, dia mengatakan, “Saya mencin-tai akting karena saya bisa mengekspresikan diriku. Itulah mengapa saya memilih berakting sebagai jurusan kuliah di universitas (Dongguk University, red) dulu. Saya suka menyanyi dan menari, serta mengam-bil kesempatan untuk berkarier bersama T-ara. Saya masih gugup meski sudah berkarier bersama T-ara beberapa tahun, dan berpikir saya tidak mampu berakting. Saya juga punya stereotip idola dengan menganggap kami hanyalah artis idola biasa karena tidak ada hal yang lebih baik untuk dilakukan. Tapi sekarang, saya tahu bahwa perjuangan menjadi artis idola sama kerasnya dengan profesi lainnya.”

Tetap Utamakan T-ara
Image
Ketika ditanya apakah akting sangat sulit baginya sejak memasuki industri hiburan pada usia muda sehingga tidak punya waktu di kehidupan nyata, Eun Jung menjawab, “Saya suka pertanyaan ini. Saya khawatir melakukan banyak hal seperti ini di usia muda. Saya bahkan mengeluh kepada ibuku ‘saya selalu mendapat cinta di skenario, tapi saya belum bisa merasakannya. Apakah saya tidak bisa mencintai?’ Sebaliknya, saya mencoba untuk secara tidak lang-sung mengalami hal-hal seperti itu melalui film dan buku. Akhir-akhir ini saya sudah berusaha untuk mengingat setiap orang yang kulewati.”“Saya hanya ingin melakukannya dengan baik. Saya ingin mencoba peran kasar, atau sesuatu yang benar-benar gelap. Mungkin juga karakter yang begitu ceria, yang membingungkan penonton. Saya juga suka action. Saya sudah di tingkat tiga Tae Kwon Do,” ucap Eun Jung. Ketika diminta untuk memilih antara akting dan T-ara, dengan penuh percaya diri dia menjawab, “Berkarier dengan T-ara adalah perhatianku yang pertama. Saya pertama kali mendapatkan nama sebagai Eun Jung T-ara, dan saya meng-anggap T-ara sebagai akarku.”

credit: asian Grup
cop: Yuna
shr: KBPKfamily

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar