FULL CREDIT!
Chingu, jika ingin mengcopy postingan di blog ini, tolong cantumin credit fullnya ya dan link aktifnya ok ^^ and no bashing..., gunakan bahasa yang baik bila berkomentar.., Kamsahamnida ^^
"YunaArataJJ@KBPKfamily"

Selasa, 12 Juli 2011

Lee Ji Hoon “You Are My Destiny” Mati-matian Mempertahankan Eksistensi


Saat pertama masuk ke dunia hiburan, Lee Ji Hoon adalah seorang “anak manja”. Ia sangat bergantung pada sang manajer dalam mengurus segala hal, mulai keperluan show, hingga keperluan pribadi seperti urusan bank dan sekolah.

Karena masa mudanya dihabiskan dengan merintis karier, Ji Hoon kehilangan masa remaja.

“Jika bertanya soal kenangan masa lalu, saya tak punya banyak. Karena saya sudah memulai kehidupan sosial sejak dini, saya tak punya banyak kenangan masa kecil. Saya sudah menghasilkan uang sendiri sejak SMA, saya dalam kondisi baik secara finansial, tapi saya menyesal karena tumbuh besar tanpa bisa melakukan apa yang ingin saya lakukan,” ungkapnya.

Seiring pemikirannya yang semakin dewasa, Ji Hoon menyadari, dirinya harus berdiri di atas kaki sendiri. Maka, tahun 2004 ia memutuskan keluar dari perusahaan manajemennya. Ji Hoon ingin mandiri, berjuang di industri hiburan Korea yang penuh persaingan seorang diri.

Sebelum 2004, Lee Ji Hoon dibentuk oleh orang-orang di sekitarnya. Setelah “revolusi” dilakukan, Lee Ji Hoon membentuk dirinya sendiri.

Album Trinity menjadi hasil kemandiriannya. Di album itu, Ji Hoon memilih sendiri tema albumnya, menentukan lagu, membuat desain album, konsep video klip, dan berkomunikasi dengan penulis lagunya. Ia menyesal telah membuang banyak waktu dengan tak melakukan apa-apa, namun ia bersyukur bisa mendapat kesempatan berakting, menyanyi, tampil di variety show, dan bermain teater.

“Saya masuk ke industri (hiburan) ini sejak usia muda, dan saya menyesuaikan diri dengan baik tanpa masalah. Saya ingin membentuk identitas saya sendiri tanpa mengandalkan seseorang. Saya membuat jadwal sendiri, mempelajari karakter ketika mendapat skenario, menandatangani kontrak dengan perusahaan film, dan mengatur semuanya sendiri. Dan saya bisa belajar sulitnya menjadi manajer serta produser. Saya belajar (menilai seseorang). Meski dia kelihatan kalem di luar, sebenarnya dia tak begitu. Ini tak mudah, tapi saya rasa sekarang saya sudah semakin matang,” urainya.

Sudah saatnya menikah

Lee Ji Hoon sudah semakin matang dan sempurna dalam karier. Tapi secara pribadi, masih ada sesuatu yang belum lengkap. Di usia 32, Ji Hoon masih saja menjomblo! Alih-alih berpacaran, Ji Hoon mencurahkan perhatian dan kasih sayang untuk keempat keponakannya, Lee Dan Bi, Lee Dan Na, Lee Dan Jin, Lee Dan Gook, dan Lee Dong Woon.

Selama belasan tahun, Ji Hoon tinggal satu atap bersama kakak, kakak ipar, dan empat keponakannya. Bukannya tak ingin menikah. Masalah itu pun sudah tebersit di benaknya.

“Saya rasa sudah saatnya menikah. Saya ingin istri yang bisa menjadi teman, ibu, sekaligus adik. Aktris Lee Min Jeong itu tipe saya. Saya tak tahu apa karena saya punya banyak keponakan perempuan, saya jadi menginginkan anak perempuan juga,” ungkapnya.

Ganteng, kaya, religius, terkenal pula, gadis mana yang tak mau dengan Lee Ji Hoon? Tapi nyatanya Ji Hoon mengaku kesulitan mendapatkan gadis idaman. Meski dikelilingi wanita cantik, apalagi ia dikenal dekat dengan artis-artis angkatan 1979 seperti Lee Hyori, Park Kyung Rim, dan Lee Soo Young. Tapi Ji Hoon bilang, dengan mereka ia hanya berteman, dan selamanya akan tetap menjadi teman.

“Saya tak pernah berkencan dengan mereka, dan saya tak pernah melihat Lee Hyori dan Lee Soo Young sebagai wanita. Tak akan ada kesempatan untuk teman dan wanita yang sudah punya pacar akan saya kenalkan sebagai pacar,” akunya.

Ji Hoon juga menganggap, publik telanjur mengenalnya sebagai sosok playboy. “Banyak orang menganggap saya seperti itu mungkin karena saya sentimental dan terlalu berhati-hati. Banyak yang mengira saya punya banyak pacar, tapi sebenarnya kebanyakan teman saya laki-laki,” tukasnya.

Pernah beredar gosip Ji Hoon berpacaran dengan Shin Bong Seon, namun buru-buru ditampik.

“Saya segera mengirimkan SMS dan meminta maaf pada Bong Seon. Saya mendapat bermacam-macam reaksi hanya karena bilang menontonnya di televisi. Saya bercerita soal dia karena saya pernah syuting bareng dengannya, tapi tak menyangka masalahnya menjadi besar. Sepertinya Shin Bong Seon juga sudah mendengar gosip ini dari mana-mana. Inilah sebabnya mengapa saya harus lebih hati-hati dengan apa yang saya katakan di acara televisi,” jelasnya.

SOURCE: TABLOIDBINTANG

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar