FULL CREDIT!
Chingu, jika ingin mengcopy postingan di blog ini, tolong cantumin credit fullnya ya dan link aktifnya ok ^^ and no bashing..., gunakan bahasa yang baik bila berkomentar.., Kamsahamnida ^^
"YunaArataJJ@KBPKfamily"

Tampilkan postingan dengan label KOREAN MITOS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KOREAN MITOS. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 September 2011

[ARTIKEL]Mitos tentang cinta: Dari Virgin snow hingga Doldamgil

Beberapa tahun yang lalu, ketika dalam perjalanan dari Bali ke Narita Jepang, di pesawat itu aku dikejutkan oleh seorang gadis, “Excuse me ” katanya. Segera saya mempersilahkannya untuk duduk. ” Bisa bahasa Jepang? “ tanyanya padaku dalam bahasa Indonesia. ” Maaf, saya tidak bisa bahasa Jepang, karena saya akan ke Korea”. Seterusnya kami berkomunikasi dengan bahasa Indonesia, walaupun saya tahu ia juga sangat terbatas sekali bahasa Indonesianya. Tapi gadis Naomi itu tidak lama bersamaku, pagi itu kami harus berpisah di bandara Narita. Lambaian tangannya nampak hingga jauh dari pandanganku.

Sejenak mengingatkanku dengan film “virgin snow” ( 첮눈 ) yang dibintangi oleh Lee jun ki bersama dengan Aoi Miyazaki. Film itu telah lama beredar dan telah banyak dijelaskan alur ceritanya, namun yang menarik bagi saya adalah dialog tentang mitos dalam percintaan itu.


Di Jepang, kalau pasangan kekasih naik sampan, dalam mitos, maka cintanya akan bubar. Sedangkan di Korea juga ada mitos yang dihubungkankan dengan sebuah tempat yang dinamakan dengan Doldam gil ( jalan Duldam ), yaitu sebuah jalan di depan Istana Deoksu di kota Seoul. Namun juga ada mitos di Korea kalau sepasang kekasih pergi bersama saat turun salju pertama ( first snow ) maka mereka akan bahagia.

Cerita serupa banyak juga di negeri kita, Indonesia. Di Jawa Tengah ada tempat yang terkenal yaitu Candi Prambanan. Masih ingat bukan ? tempat yang dihubungkan dengan kisah Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso. Konon ada yang meyakini, kalau pasangan kekasih pergi ke Candi Prambanan, maka cintanya akan cepat putus.

Ada juga yang menghubungkan putus cinta itu dengan pemberian atau hadiah. Bila salah satu pasangan memberikan hadiah berupa Pakaian maka cintanya cepat bubar. Sebagian lagi menyatakan hadiah yang berupa sapu tangan, parfum atau pakaian yang dirajut sendiri.

Semua itu adalah mitos. Bukan pantangan dan juga bukan pula kepastian. Sebagai orang yang percaya kepada kekuasan Tuhan, tentu kita harus menyerahkan sepenuhnya kepadaNya tanpa ada keraguan sedikitpun. Dan selalu berdoa mudah-mudahan cinta membawa hati selalu bahagia.

credit: Tazkiana.wordpress.com
share: kbpkoreafamily.blogspot.com
post. Yuna@KBPKfamily
Take Out with Full Credits!!!

MITOS TERJADINYA MATAHARI DAN BULAN DI KOREA


Mitos adalah cerita yang tersebar dari mulut ke mulut, tanpa ada sumber cerita yang ilmiyah, namun mitos selalu ada dalam setiap masyarakat . Suatu ketika ada seorang kakak laki-laki bernama Hae sik dan seorang adik perempuan bernama Dal sik . Keduanya mempunyai ibu yang bermata pencaharian sebagai penjual kue beras (tteok). Dalam perjalanan ke pasar untuk menjual kue beras, tiba-tiba ia menemui seekor harimau. Dia ketakutan sekali dan memohon hidupnya kepada harimau, dengan disebutkan bahwa ia memiliki tanggungan anak-anaknya, dengan harapan bahwa harimau akan merasa kasihan kepadanya. Namun bukannya mengasihani wanita itu, harimau malah memakan ibu itu dan menggunakan pakaiannya untuk menyamarkan diri sebagai ibu.

Ketika harimau menemukan anak-anak itu (Haesik dan Dalsik), ia menggunakan bedak dari kue beras dan memasukkan tangannya ke bawah pintu.Cakar harimau keliatan tampak putih seperti tangan ibunya dan anak-anak membuka pintu. Saat anak-anak merasa ngeri dan menyadari bahwa itu bukan ibu mereka, mereka berlari dan naik ke puncak pohon yang tinggi.

Dalam upaya untuk makan anak-anak, harimau mendapat kapak dan mencoba untuk memotong pohon. Kemudian anak-anak berdoa kepada para dewa dan meminta pembebasan. Para dewa merasa kasihan kepada anak-anak itu dan memberikan tali yang kuat agar anak-anak itu naik. Saat anak-anak naik ke langit, maka Haesik menjadi matahari, dan Dalsik menjadi bulan. dalam bahasa korea Haesik artinya matahari dan Dalsik artinya bulan.

credit: Restilestarinilovekorea.blogspot.com
share: kbpkoreafamily.blogspot.com
post. Yuna@KBPKfamily
Take Out with Full Credits!!!

Mitos Belanja di Korea Selatan yang Keliru

Banyak para shopaholic yang mengurungkan niatnya untuk ke Korea Selatan karena berbagai macam alasan. Salah satunya addalah harga yang serba mahal. Benarkah demikian omongan orang tentang negara empat musim ini? Ayo kita buktikan bersama dari apa yang kami alami langsung.

1. Mahal
Mungkin hampir semua shopaholic mengira bahwa jika ingin belanja murah ke luar negeri cukup ke Thailand, Malaysia dan Hongkong saja. Semua anggapan itu terpatahkan saat kami menginjakkan kaki di Korea Selatan. Ya! ternyata negara ini menawarkan banyak sekali tempat belanja murah (harga 20% lebih murah dibanding di Jakarta).

Oh ya, perlu diingat bagi semua para pecinta belanja, khusus untuk negara Korea Selatan, rata-rata semua penjual di sini menerapkan konsep fixed price, jadi kita tidak perlu repot-repot untuk menawar. Jika Anda membeli barang dalam jumlah yang banyak (minimum tiga potong) tidak ada salahnya untuk meminta diskon atau bonus pada penjual. Jangan lupa saat meminta diskon, pasang senyum terbaik dan bicara dengan sopan. Ucapkan "Gamsa Hamnida" (Terimakasih) di akhir transaksi saat berpisah dengan penjual.

2. Sulit Menemukan Makanan Halal
Untuk menemukan makanan halal di Korea Selatan memang tidak semudah seperti di Negara Asia Tenggara lainnya. Namun, jika kita berusaha dan selalu bertanya, maka makanan halal pun cukup mudah untuk ditemukan. Pusat makanan halal di Korea adalah Itaewon, segala jenis makanan halal tersedia di sana.

Bagi yang ingin berhemat, di beberapa minimarket 24 jam tersedia paket makanan dengan menu daging sapi atau ayam. Cara jitunya cukup dengan melihat, bertanya, dan periksa baik-baik kandungan dasar makanan yang kita pesan. Makanan enak di korea selatan ini banyak lho. Jadi, jika ke sini jangan lupa untuk mencicipi makanan khas "Soul of Asia".

3. Kasar
Bagi yang sering menonton film Korea, pasti sudah sering meihat ibu-ibu penjual yang galak dan menyeramkan atau perempuan yang kasar dengan pasangannya. Namun ternyata semua itu berbanding terbalik di sini. Orang-orang Korea begitu hangat, baik, dan peka terhadap para pengunjung. Banyak sekali pelajaran yang bisa kita ambil dari mereka. Mereka tidak segan-segan membantu kita dan hal ini terbukti saat kita berada di stasiun subway dimana selalu ada orang yang menerangkan jalan pada kami.

4. Tidak Bisa Bahasa Inggris
Di Korea Selatan, tulisannya menggunakan huruf kanji yang dinamakan hangeul. Tapi jangan panik dulu, informasi dan petunjuk lain yang menggunakan bahasa Inggris banyak dan mudah ditemukan di Korea. Peta, brosur belanja, dan informasi transportasi disediakan dalam bilingual (korea dan bahasa inggris). Jadi, jangan ragu untuk datang ke Korea Selatan apalagi untuk berbelanja. Cukup pelajari bahasa dasar Korea seperti "Halo, Berapa Harganya, dan Terima Kasih". Selebihnya? Cukup kalkulator yang berbicara. Mudah bukan?(fer/hst)

credit:www.wolipop.com
share: kbpkoreafamily.blogspot.com
post. Yuna@KBPKfamily
Take Out with Full Credits!!!